Dari Panggung Tari Hingga Dunia Akting, Khayla Sulfa Nadyra Tak Pernah Berhenti Bermimpi

Berita, Model782 Dilihat

MajalahKita.com – Setiap perjalanan besar selalu diawali oleh langkah kecil. Begitu pula kisah Khayla Sulfa Nadyra, gadis kelahiran Paser yang memiliki darah keturunan asli Jawa. Di usianya yang masih muda, Khayla telah membuktikan bahwa keberanian mencoba hal baru menjadi kunci untuk membuka banyak kesempatan. Berbekal semangat belajar dan rasa percaya diri, ia terus melangkah dari panggung tari menuju dunia modeling, public speaking, hingga kini mulai menapaki dunia seni peran.

Perjalanan Khayla di dunia seni bermula dari kecintaannya terhadap tari tradisional. Ia aktif berlatih di sanggar dan mempelajari berbagai tarian daerah seperti tari Bali, Dayak, Jawa, serta beragam tarian nusantara lainnya. Pengalaman tersebut bukan hanya mengasah kemampuan menari, tetapi juga membangun disiplin, keberanian tampil di depan umum, serta rasa percaya diri yang kini menjadi modal utamanya.

Seiring berjalannya waktu, kecintaannya terhadap dunia panggung semakin berkembang. Khayla mulai mengikuti berbagai ajang modeling dan fashion show yang memperluas pengalaman serta membentuk karakternya sebagai pribadi yang berani menerima tantangan. Namun, di antara semua aktivitas yang dijalaninya, ada satu bidang yang paling membuatnya jatuh hati, yaitu public speaking.

Bagi Khayla, berbicara di depan banyak orang bukan sekadar menyampaikan kata-kata, melainkan seni membangun komunikasi dan menghadirkan energi positif kepada audiens. Karena itulah, ia sangat menikmati perannya sebagai Master of Ceremony (MC). Pengalaman menjadi MC di berbagai acara besar, seperti Imlek Performance 2025, perlombaan bakat, acara ulang tahun di pusat perbelanjaan, hingga siaran di Radio KPFM, menjadi pengalaman yang paling berkesan dalam perjalanan kariernya.

“Menjadi MC adalah pengalaman yang paling seru. Di sana aku benar-benar belajar menghadapi audiens secara langsung, bahkan sering harus berbicara di luar naskah. Tantangan itu justru membuatku semakin percaya diri,” ungkap Khayla.

Semangat untuk terus berkembang juga membawanya aktif mengikuti berbagai kompetisi. Berkat kerja keras dan latihan yang konsisten, Khayla berhasil mengoleksi banyak prestasi di berbagai bidang.

Prestasi Khayla Sulfa Nadyra

  • Penyaji Penari Terbaik Sanggar Dewi Ratih.
  • Juara 2 Tari Daerah Balikpapan oleh Dispora Balikpapan.
  • Juara 3 Tari Daerah Balikpapan Tingkat SD.
  • Juara 3 Lomba Mendongeng FLS3N.
  • Juara 2 Lomba Pildacil (Da’i Cilik PAI) Tingkat SD.
  • Juara 3 Lomba Cipta Baca Puisi se-Kota Balikpapan.
  • Juara 3 Renang Gaya Bebas Fins – Taman Sari Sport Club.
  • Juara 3 Renang 25 Meter Gaya Bebas – Taman Sari Sport Club.
  • Juara 1 Fashion Show Semarak Kartini.
  • Juara 1 Fashion Show KFC MT Haryono.
  • Juara 2 Fashion Show Modeling Natasha School.
  • Juara 2 Fashion Show Tema Casual Blink & Glamour.
  • Juara 2 Fashion Show Baju Adat Nusantara.
  • Juara 3 Fashion Show Indomaret Primatama.
  • Serta berbagai penghargaan, sertifikat kegiatan, dan prestasi lainnya di bidang seni, budaya, dan kreativitas.

Kini, perjalanan Khayla memasuki babak baru dengan bergabung bersama Film Balikpapan Community (FBC). Di komunitas tersebut, ia mulai mempelajari seni peran, teknik akting, serta membangun karakter untuk tampil di depan kamera. Baginya, dunia akting adalah tantangan baru yang membuka lebih banyak ruang untuk belajar dan berkembang.

Sebelum menjalani sesi pemotretan maupun memerankan karakter tertentu, Khayla selalu mempersiapkan diri dengan mencari berbagai referensi dan inspirasi, terutama melalui media sosial. Ia mempelajari tema yang akan diperankan, melatih ekspresi, gestur, hingga cara berbicara agar mampu menghadirkan karakter secara maksimal.

Kemampuan public speaking yang telah lama ia tekuni menjadi salah satu bekal penting dalam proses tersebut. Walaupun terkadang masih merasa gugup, Khayla percaya bahwa setiap latihan akan membentuk kemampuan yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Dalam perjalanan hidupnya, Khayla mengaku banyak terinspirasi oleh Merry Riana, sosok yang dikenal karena semangat juang dan kerja kerasnya dalam meraih kesuksesan. Sementara di dunia perfilman, ia mengagumi karya-karya Bayu Skak dan Ernest Prakasa, dua sutradara yang menurutnya mampu menghadirkan film berkualitas dengan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Di luar aktivitas seni, Khayla memiliki hobi menonton film dan berenang. Baginya, kedua aktivitas tersebut menjadi sarana untuk mencari inspirasi sekaligus menjaga keseimbangan antara belajar, berlatih, dan menikmati masa kecilnya.

Khayla percaya bahwa setiap kesempatan yang datang adalah proses pembelajaran. Ia ingin terus menambah pengalaman, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan agar suatu hari nanti mampu berdiri sejajar dengan para tokoh yang selama ini menjadi inspirasinya.

Menutup kisahnya, Khayla menyampaikan pesan yang sederhana namun penuh makna bagi generasi muda.

“Ayo percaya diri. Jangan pernah takut mencoba dan belajar hal-hal baru yang positif. Semakin banyak ilmu yang kita miliki, semakin kuat langkah kita untuk menggapai impian.”

Dengan semangat pantang menyerah, kerja keras, dan tekad untuk terus belajar, Khayla Sulfa Nadyra membuktikan bahwa mimpi tidak pernah memiliki batas. Dari panggung tari hingga dunia akting, setiap langkah yang dijalaninya hari ini adalah bagian dari perjalanan menuju masa depan yang lebih besar di industri entertainment Indonesia.

Redaksi MajalahKita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *