Mobil Listrik Kian Marak di Balikpapan, Seberapa Aman Saat Kota Dilanda Banjir? Ini Faktanya

Berita, Otomatif388 Dilihat

MajalahKita.com – Tren penggunaan mobil listrik di Balikpapan terus menunjukkan peningkatan seiring hadirnya berbagai merek kendaraan listrik dan bertambahnya infrastruktur pengisian daya. Di sisi lain, masyarakat juga dihadapkan pada kenyataan bahwa sejumlah kawasan kota masih kerap mengalami genangan hingga banjir saat hujan berintensitas tinggi.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat: apakah mobil listrik aman digunakan saat musim hujan dan banjir?

Jawabannya adalah ya, tetapi dengan batasan tertentu.

Berdasarkan penjelasan produsen kendaraan listrik serta standar industri otomotif, baterai mobil listrik modern telah dirancang menggunakan sistem pelindung berlapis dengan standar Ingress Protection (IP), seperti IP67 bahkan IP68 pada beberapa model. Artinya, komponen baterai memiliki kemampuan menahan masuknya air dan debu dalam kondisi tertentu. Namun, perlindungan tersebut bukan berarti kendaraan dirancang untuk menerobos banjir dalam segala situasi.

Prinsip keselamatannya sebenarnya sama seperti mobil bermesin bensin maupun diesel. Pengemudi tetap tidak dianjurkan menerobos genangan yang tinggi karena bukan hanya sistem kelistrikan yang berisiko terdampak, tetapi juga komponen mekanis, rem, suspensi, hingga potensi kendaraan terseret arus.

Di Balikpapan sendiri, fenomena banjir masih menjadi tantangan saat curah hujan meningkat. BMKG menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi dapat menghasilkan curah hujan puluhan milimeter dalam waktu singkat. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah titik rawan, seperti kawasan MT Haryono dan beberapa daerah dataran rendah lainnya, kembali tergenang ketika hujan deras mengguyur. BMKG juga mengingatkan bahwa apabila hujan lebat bertepatan dengan pasang air laut, risiko banjir rob dapat meningkat sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Jangan Percaya Mitos “Mobil Listrik Langsung Korsleting”

Salah satu anggapan yang masih berkembang adalah mobil listrik akan langsung korsleting ketika terkena air. Faktanya, sistem tegangan tinggi pada kendaraan listrik memiliki pengamanan otomatis yang akan memutus aliran listrik apabila terdeteksi kondisi tidak normal.

Karena itulah, hujan maupun genangan air dalam batas aman tidak serta-merta membuat mobil listrik menyetrum penggunanya. Teknologi keselamatan tersebut telah menjadi standar pada kendaraan listrik modern.

Meski demikian, produsen tetap menyarankan pengemudi untuk menghindari genangan yang melebihi batas rekomendasi kendaraan. Apabila kendaraan sempat terendam banjir, pemeriksaan di bengkel resmi sangat disarankan sebelum mobil kembali digunakan.

Balikpapan Butuh Adaptasi Infrastruktur

Meningkatnya populasi kendaraan listrik juga menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur kota harus berjalan seiring. Perbaikan drainase, normalisasi sungai, pengendalian tata ruang, serta sistem peringatan dini cuaca menjadi faktor penting agar mobilitas masyarakat tetap aman, baik menggunakan kendaraan listrik maupun kendaraan konvensional.

Pemerintah Kota Balikpapan bersama BPBD terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, menghindari titik-titik rawan genangan, serta memastikan kendaraan berada dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.

Kesimpulan

Mobil listrik bukanlah kendaraan yang “takut air”, tetapi juga bukan kendaraan amfibi. Teknologi baterai yang kedap air memberikan tingkat keamanan tinggi saat menghadapi hujan maupun genangan sesuai batas desain. Namun, ketika banjir mulai meninggi, keputusan paling aman tetap sama bagi semua jenis kendaraan: hindari menerobos banjir, cari jalur alternatif, dan utamakan keselamatan daripada memaksakan perjalanan.

Di tengah pesatnya adopsi kendaraan listrik di Balikpapan, edukasi mengenai penggunaan yang benar menjadi sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur kota yang lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem.

Redaksi MajalahKita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *