MajalahKita.com — Suasana tenang di pesisir Pantai Segara Sari, Manggar, Balikpapan Timur, berubah menjadi perhatian warga setelah belasan kotak styrofoam berisi ikan hasil tangkapan ditemukan terdampar di sepanjang garis pantai pada Kamis (16/7/2026) malam. Temuan tersebut menjadi petunjuk awal terjadinya kecelakaan laut yang menimpa sebuah kapal nelayan di perairan Balikpapan.
Laporan warga kemudian diteruskan ke pos penjagaan pantai sekitar pukul 19.30 WITA. Dari hasil pendataan awal, tiga orang nelayan berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Penjaga pantai, Hasbi, mengungkapkan bahwa informasi pertama diterima dari salah seorang nelayan yang berhasil berenang ke daratan. Menurutnya, nelayan tersebut datang dalam kondisi selamat dan menyampaikan bahwa kapal yang mereka gunakan telah pecah di tengah laut.
“Sekitar jam setengah delapan ada laporan dari nelayan yang selamat. Informasinya nelayan tadi berenang ke pinggir sambil mengatakan, ‘Perahu saya pecah, Pak, di sana,’” ujar Hasbi.
Ia menambahkan, setelah memberikan informasi mengenai lokasi kejadian, nelayan tersebut kemudian meninggalkan lokasi sehingga petugas segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M. Chusen, membenarkan adanya insiden tersebut. Melalui keterangan singkat, ia menyampaikan bahwa tiga nelayan ditemukan dalam keadaan selamat, namun salah satunya harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Sementara itu, satu orang lainnya masih dinyatakan hilang.
“Iya, sementara itu,” singkatnya.
Hingga Kamis malam, tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan masih melakukan pengumpulan data, koordinasi, serta persiapan operasi pencarian. Upaya pencarian secara intensif dijadwalkan kembali dilaksanakan pada Jumat (17/7/2026) pagi dengan melibatkan unsur gabungan.
Peristiwa ini terjadi di tengah kondisi cuaca laut yang kurang bersahabat. Perairan Balikpapan saat ini sedang mengalami gelombang dengan ketinggian berkisar antara 1,25 hingga 2,0 meter. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh musim angin selatan yang meningkatkan kecepatan angin, serta dampak aktivitas siklon tropis di kawasan perairan sekitar.
Pihak berwenang mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan informasi prakiraan cuaca, serta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia sebelum melaut. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus menjadi prioritas tim penyelamat.
Redaksi majalahKita.com


















