Film pendek berdurasi 12 menit karya anak-anak Balikpapan terpilih masuk program kompetisi festival film nasional.
Sebuah film pendek berjudul "Jembatan Terakhir" terpilih masuk program kompetisi salah satu festival film nasional. Yang membuatnya istimewa: naskah, pemeran, dan sebagian besar kru adalah anak-anak berusia 10 sampai 15 tahun dari Balikpapan.
Film ini bercerita tentang dua sahabat yang harus berpisah karena keluarga salah satunya pindah ke kota lain. Lokasi pengambilan gambar dilakukan di kawasan pesisir, dengan jembatan kayu sebagai latar utama.
Tiga bulan kerja sukarela
Proses produksi berjalan tiga bulan tanpa bayaran. Orang tua warga bergantian menyiapkan konsumsi, sementara dua relawan dari komunitas fotografi membantu soal kamera dan pencahayaan.
Kami hanya punya satu kamera dan satu lampu. Justru karena itu kami belajar banyak soal komposisi.
Sang sutradara, yang juga masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, mengaku mendapat banyak pelajaran dari proses penyuntingan yang memakan waktu hampir satu bulan.
Setelah festival
Terlepas dari hasil festival, tim berencana memutar film ini di sekolah-sekolah sekitar secara gratis. Mereka juga sedang menyusun naskah untuk proyek kedua, kali ini dengan tema kehidupan pasar pagi.
Dukung Majalahkita.com
Bantu kami terus menghadirkan cerita dan informasi inspiratif.
Dukung Majalahkita.com
Pindai kode QRIS dengan aplikasi bank atau e-wallet Anda.
Terima kasih atas dukungan Anda untuk jurnalisme lokal.