Hujan deras sejak dini hari membuat sejumlah kawasan di Balikpapan terendam, terutama titik dengan saluran air tersumbat.
Hujan deras yang turun sejak dini hari membuat beberapa wilayah di Balikpapan terendam air. Genangan paling tinggi dilaporkan berada di kawasan permukiman padat dan ruas jalan yang saluran airnya tersumbat.
Warga menyebut air mulai naik sekitar pukul empat pagi dan bertahan beberapa jam. Sebagian memilih mengungsi ke rumah kerabat yang berlokasi lebih tinggi, sementara yang lain bertahan membersihkan saluran di depan rumah.
Penyebab yang berulang
Dari pantauan di lapangan, penyebab utama genangan adalah sampah rumah tangga yang menyumbat saluran air, serta berkurangnya area resapan akibat pembangunan yang padat.
Kalau saluran depan rumah bersih, air biasanya cepat surut. Masalahnya sampah selalu kembali setelah beberapa minggu.
Petugas kebersihan bekerja membersihkan titik penyumbatan sejak pagi. Alat berat juga dikerahkan untuk membuka saluran utama yang tertutup endapan lumpur.
Imbauan untuk warga
Warga diminta tidak membuang sampah ke saluran air dan mengurangi aktivitas di jalan yang masih tergenang. Bagi pengendara, ketinggian air yang tampak dangkal perlu diperiksa lebih dulu agar kendaraan tidak mogok di tengah genangan.
Pemerintah kota menyatakan akan memetakan ulang titik rawan genangan sebagai dasar perbaikan drainase tahun berikutnya.
Dukung Majalahkita.com
Bantu kami terus menghadirkan cerita dan informasi inspiratif.
Dukung Majalahkita.com
Pindai kode QRIS dengan aplikasi bank atau e-wallet Anda.
Terima kasih atas dukungan Anda untuk jurnalisme lokal.