Sejak kecil, Mahira sudah jatuh cinta dengan dunia film. Kini, di usianya yang baru 9 tahun, ia punya cita-cita besar menjadi seorang sutradara.
Di ruang tamu rumahnya di Balikpapan Selatan, Mahira memegang ponsel tua pemberian ayahnya dengan dua tangan. Layar kecil itu ia pakai untuk merekam adegan demi adegan: kucing yang berjemur di teras, adiknya yang berlari, dan atap-atap rumah tetangga saat matahari sore jatuh di ufuk.
Usianya baru 9 tahun, tetapi cara Mahira berbicara soal film terdengar seperti orang yang sudah lama berkelana di balik kamera. Ia hafal istilah close up, establishing shot, dan jump cut — semuanya ia pelajari sendiri dari video tutorial di internet.
Mulai dari kamera pinjaman
Cerita Mahira dimulai setahun lalu ketika ia ikut kelas akting singkat di komunitas film anak Balikpapan. Di sana ia lebih tertarik melihat proses di belakang layar ketimbang berdiri di depan kamera.
Saya lebih suka mengatur orang, mengatur cahaya. Kalau jadi pemain, saya cuma bisa satu orang. Kalau jadi sutradara, saya bisa bercerita banyak hal.
Ibu Mahira awalnya mengira minat itu sekadar tren sesaat. Namun setelah melihat anaknya rela bangun lebih pagi untuk syuting "film pendek" bersama teman-teman sekelas, ia mulai mendukung. Kamera pinjaman dari tetangga menjadi alat utama produksi pertama Mahira, sebuah cerita lima menit tentang anak yang kehilangan sepatu.
Target kecil yang dikerjakan serius
Bagi Mahira, sutradara bukan pekerjaan yang menuntut kamera mahal. Ia percaya cerita yang dekat dengan kehidupanlah yang membuat penonton bertahan sampai akhir.
"Nanti kalau sudah besar, saya mau bikin film tentang Balikpapan yang belum pernah orang lihat," katanya sambil tersenyum. Sekarang, film pendek keduanya sedang dalam tahap penulisan skenario — dengan pemain seluruhnya anak-anak di kompleks rumahnya.
Dukung Majalahkita.com
Bantu kami terus menghadirkan cerita dan informasi inspiratif.
Dukung Majalahkita.com
Pindai kode QRIS dengan aplikasi bank atau e-wallet Anda.
Terima kasih atas dukungan Anda untuk jurnalisme lokal.