Dari halaman rumah ke panggung peragaan busana anak, Nada belajar percaya diri satu langkah demi satu langkah.
Nada, 11 tahun, berasal dari Palopo, Sulawesi Selatan. Ia mengenal dunia modeling dari sebuah acara kecil di sekolahnya, ketika guru kelas menunjuknya untuk memakai busana adat di depan orang tua murid.
Sejak itu Nada sering diikutkan sesi foto bersama komunitas fotografi lokal. Bukan untuk menjadi terkenal, tetapi karena ia mengaku senang berada di depan kamera.
Latihan yang jarang terlihat
Di balik setiap penampilan, ada jam-jam latihan yang sepi. Nada berlatih berjalan dengan buku di kepala, belajar menatap kamera, dan melatih senyum selama beberapa menit berturut-turut di depan cermin.
Awalnya saya malu. Sekarang saya suka kalau banyak orang lihat saya, karena saya sudah latihan.
Ibunya mengaku senang karena perubahan paling terasa bukan pada prestasi, tapi pada cara Nada berbicara dengan orang baru. "Dia lebih berani menyapa," ucapnya.
Impian yang tetap sekolah
Nada punya satu syarat dari orang tuanya sebelum terus menekuni modeling: nilai sekolah tidak boleh turun. Sejauh ini syarat itu ia pegang. Cita-citanya sederhana, suatu hari ia ingin tampil di panggung peragaan busana tingkat nasional.
Dukung Majalahkita.com
Bantu kami terus menghadirkan cerita dan informasi inspiratif.
Dukung Majalahkita.com
Pindai kode QRIS dengan aplikasi bank atau e-wallet Anda.
Terima kasih atas dukungan Anda untuk jurnalisme lokal.